Arsip | Maret, 2015

Pilihan karier untuk kelulusan Sistem Informasi

22 Mar

Peluang kerja untuk kelulusan Sistem Informasi antara lain Programmer, Junior manager Asisten, System Analyst Assistant, Application development, Monotoring System, Search Engine Optimizer, Network Administartor, dan beberapa pekerjaan yang masih berkaitan dengan teknologi informasi lainnya. Perusahaan yang membutuhkan adalah perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari perbankan, keuangan, asuransi, otomotif, industri software, dan lainnya. Sistem kerja ada yang tetap, per jam, kontrak, paruh waktu, dan sebagainya. Kebanyakan perusahaan membutuhkan pegawai yang mengerti cara mengoperasikan komputer, Pemrograman baik database, prosedural maupun berbasis objek (C#, Java, PHP, MySQL, ASP.NET, VB.NET),  mengetahui tentang jaringan komputer dan konfigurasi dasar jaringan, megerti tentang resource planning dan ilmu tentang manajemen perusahaan.

Pilih skripsi atau compre ?

22 Mar

Saya lebih memilih skripsi dibandingkan kompre, karena semua mahasiswa menginginkan skripsi walaupun mengerjakan dan melaksanakan skripsi itu susah. Tetapi skripsi itu mempunyai tingkat nilai yang standar, nilai murni kita harus mencapai 3,25. Kalau compre kita dapat 3 mata kuliah untuk diajukan pada waktu sidang. Tetapi banyak yang bilang Compre itu lebih sulit dari skripsi karena mereka baru mengetahui  mata kuliah apa yang akan disidangkan sekitar 3 minggu sebelum sidang.

Kelebihan :

# kalau skripsi mahasiswa tidak perlu menghafalkan 3 matkul yang akan disidangkan.

Kekurangan :

#kalau compre kita tidak mempunyai hasil Ilmiah kita saat Skripsi, walaupun disaat PI kita sudah membuatnya satu karya tulis ilmiah.

Kenapa android tidak diperbolehkan lagi dalam penulisan ilmiah ?

22 Mar

Di Universitas Gunadarma ketika sudah memasuki semester 6, para mahasiswanya diwajibkan untuk menyelesaikan  penulisan ilmiah. Karena pembuatan penulisan ilmiah dengan tema android sudah banyak dibuat, maka munculah isu yang mengatakan bahwa penulisan ilmiah dengan tema android sudah tidak diperbolehkan lagi untuk jurusan sistem informasi. Tetapi Android masih diperbolehkan disemester 6 angkatan 2012, yaitu angkatan saya. Menurut Dosen Pembimbing saya android masih diperbolehkan, tetapi harus beda dari yang sebelumnya, harus lebih unik juga dan tingkat kesusahannya ditambahkan juga, tidak boleh terlalu mudah. Sebenarnya masih banyak aplikasi yang masih bisa kita buat seperti game, AR, Web dan segainya.

Apa itu E-Budgeting ?

22 Mar

Pengertian Anggaran :

Glenn A Welsch mendefenisikan anggaran sebagai berikut:

“Profit planning and control may be broadly as de fined as sistematic and formalized approach for accomplishing the planning, coordinating and control responsibility of management”.

Dari pengertian di atas, anggaran dikaitkan dengan fungsi-fungsi dasar manajemen yang meliputi fungsi perencanaan, koordinasi dan pengawasan. Jadi bila anggaran dihubungkan fungsi dasar manajemen maka anggaran meliputi fungsi perencanaan, mengarahkan, mengorganisasi dan mengawasi setiap satuan dan bidang-bidang organisasional didalam badan usaha.

Menurut Gomes (1995, p.87-88), anggaran merupakan dokumen yang berusaha untuk mendamaikan prioritas-prioritas program dengan sumber-sumber pendapatan yang diproyeksikan. Anggaran menggabungkan suatu pengumuman dari aktivitas organisasi atau tujuan untuk suatu jangka waktu yang ditentukan dengan informasi mengenai dana yang dibutuhkan untuk aktivitas tersebut atau untuk mencapai tujuan tersebut.

Menurut Mulyadi (2001, p.488), anggaran merupakan suatu rencana kerja yang dinyatakan secara kuantitatif yang diukur dalam satuan moneter standar dan satuan ukuran yang lain yang menvakup jangka waktu satu tahun.

Menurut Supriyono (1990, p.15), penganggaran merupakan perencanaan keuangan perusahaan yang dipakai sebagai dasar pengendalian (pengawasan) keuangan perusahaan untuk periode yang akan datang.

Anggaran merupakan suatu rencana jangka pendek yang disusun berdasarkan rencana kegiatan jangka panjang yang telah ditetapkan dalam proses penyusunan program. Dimana anggaran disusun oleh manajemen untuk jangka waktu satu tahun, yang nantinya akan membawa perusahaan kepada kondisi tertentu yang diinginkan dengan sumber daya yang ditentukan.

# Manfaat Anggaran :

Menurut Marconi dan Siegel (1983) dalam Hehanusa (2003, p.406-407) manfaat anggaran adalah :

  1. Anggaran merupakan hasil dari proses perencanaan, berarti anggaran mewakili kesepakatan negosiasi di antara partisipan yang dominan dalam suatu organisasi mengenai tujuan kegiatan di masa yang akan datang.
  2. Anggaran merupakan gambaran tentang prioritas alokasi sumber daya yang dimiliki karena dapat bertindak sebagai blue print aktivitas perusahaan.
  3. Anggaran merupakan alat komunikasi internal yang menghubungkan departemen (divisi) yang satu dengan departemen (divisi) lainnya dalam organisasi maupun dengan manajemen puncak.
  4. Anggaran menyediakan informasi tentang hasil kegiatan yang sesungguhnya dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan.
  5. Anggaran sebagai alat pengendalian yang mengarah manajemen untuk menentukan bagian organisasi yang kuat dan lemah, hal ini akan dapat mengarahkan manajemen untuk menentukan tindakan koreksi yang harus diambil.
  6. Anggaran mempengaruhi dan memotivasi manajer dan karyawan untuk bekerja dengan konsisten, efektif dan efisien dalam kondisi kesesuaian tujuan antara tujuan perusahaan dengan tujuan karyawan

Tipe Anggaran :

  1. Ceiling Budget

Tipe anggaran yang dipakai untuk tujuan-tujuan pengawasan dinamakan Ceiling Budget. Anggaran jenis ini mengawasi suatu instansi secara langsung dengan cara menentukan batas-batas pengeluaran melalui peraturan penggunaan/pemberian, atau secara tidak langsung dengan cara membatasi penghasilan instansi pada sumber yang diketahui dan jumlah yang terbatas.

  1. A Line-Item Budget

Tipe ini menggolongkan pengeluaran-pengeluaran berdasarkan jenis, digunakan untuk mengawasi jenis-jenis pengeluaran dan juga jumlah totalnya

  1. Performance and Program Budgets

Tipe ini berguna untuk menspesifikasi aktivitas-aktivitas atau program-program berdasarkan mana dana digunakan, dan dengan cara demikian membantu dalam evaluasinya. Dengan cara memisahkan pengeluaran-pengeluaran berdasarkan fungsi (seperti kesehatan atau keamanan public) atau berdasarkan jenis pengeluaran (seperti kepegawaian dan peralatan) atau berdasarkan sumber penghasilan seperti pajak kekayaan atau biaya-biaya pemakaian (user fees), para administrator dan para anggota legislatif bisa mendapatkan laporan-laporan yang tepat mengenai transaksi-transaksi keuangan, untuk mempertahankan baik efisiensi ke dalam maupun pengawasan dari luar.